Bursa saham Indonesia ditutup melemah pada perdagangan Rabu, terdampak oleh penurunan di sektor Keuangan, Infrastruktur, dan Pertanian yang menekan indeks secara keseluruhan.
Pada penutupan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,34%.
Saham dengan Kinerja Terbaik
Beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan meskipun pasar mengalami tekanan. Saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (JK:DWGL) melonjak 35,00% atau naik 56 poin menjadi 216 pada akhir perdagangan. Sementara itu, PT Golden Flower Tbk (JK:POLU) menguat 24,91% atau bertambah 690 poin menjadi 3.460, dan PT Indointernet Tbk (JK:EDGE) naik 24,86% atau 890 poin ke level 4.470.
Saham dengan Kinerja Terburuk
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam. Saham PT Express Transindo Utama Tbk (JK:TAXI) melemah 14,29% atau turun 1 poin menjadi 6. PT Puri Global Sukses Tbk (JK:PURI) anjlok 13,44% atau turun 50 poin ke level 322, sedangkan PT DMS Propertindo Tbk (JK:KOTA) turun 12,50% atau 1 poin menjadi 7.
Secara keseluruhan, jumlah saham yang mengalami penurunan lebih banyak dibandingkan dengan yang mengalami kenaikan di Bursa Efek Indonesia, dengan 393 saham melemah, 218 saham menguat, dan 221 saham lainnya stagnan.
Saham PT Golden Flower Tbk (JK:POLU) mencapai level tertinggi sepanjang sejarah dengan kenaikan 24,91% atau 690 poin menjadi 3.460.
Pergerakan Komoditas dan Mata Uang
Di pasar komoditas, harga minyak mentah untuk kontrak April naik 0,74% atau bertambah 0,53 menjadi USD 72,36 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman April juga meningkat 0,70% atau 0,53 menjadi USD 76,37 per barel. Kontrak berjangka emas untuk April naik 0,23% atau 6,71 menjadi USD 2.955,71 per troy ounce.
Di pasar mata uang, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah (USD/IDR) naik 0,57% menjadi 16.339,20. Dolar Australia terhadap rupiah (AUD/IDR) juga naik 0,30% menjadi 10.399,70.
Sementara itu, Indeks Dolar AS turun tipis 0,10% ke level 106,85.
Bursa saham Indonesia masih menghadapi tekanan dari berbagai faktor eksternal dan internal. Para investor tetap mencermati pergerakan pasar serta perkembangan global yang dapat mempengaruhi arah pergerakan indeks ke depannya.