Penjualan Mobil di Indonesia Tumbuh untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2023, Berkat Kendaraan Listrik

Penjualan Mobil di Indonesia Tumbuh untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2023, Berkat Kendaraan Listrik

Penjualan mobil di Indonesia pada Februari 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 2,2% dibandingkan tahun sebelumnya, menandai kenaikan pertama sejak Juni 2023. Data dari Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) yang dirilis pada Selasa menunjukkan bahwa meningkatnya adopsi kendaraan listrik (EV), terutama dari merek-merek asal Tiongkok, menjadi pendorong utama pertumbuhan ini.

Sebelumnya, penjualan mobil di ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini menghadapi tantangan akibat daya beli konsumen yang lemah dan kecenderungan menunda pembelian mobil selama pemilu nasional tahun lalu.

Namun, kehadiran kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau serta membaiknya kondisi ekonomi dianggap sebagai faktor utama yang mendorong pemulihan penjualan, menurut Jongkie D. Sugiarto, Wakil Ketua Gaikindo, dalam keterangannya kepada Reuters.

Penjualan mobil merupakan salah satu indikator ekonomi yang diawasi oleh para analis untuk mengukur tingkat konsumsi rumah tangga di negara anggota G20 ini.

Merek Kendaraan Listrik Tiongkok Memperluas Pasar

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah merek kendaraan listrik asal Tiongkok mulai memasuki pasar Indonesia setelah pemerintah menawarkan berbagai insentif bagi produsen EV yang ingin berinvestasi di dalam negeri.

Data Gaikindo menunjukkan bahwa total penjualan kendaraan dari pabrik ke dealer pada Februari mencapai 72.295 unit, meningkat dibandingkan 70.772 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Beberapa merek asal Tiongkok seperti BYD dan Chery Automobile mencatat pertumbuhan penjualan tahunan tertinggi pada bulan tersebut.

BYD, yang semakin memperluas kehadirannya di Asia Tenggara, mulai menjual mobilnya di Indonesia pada Juni tahun lalu. Hingga November 2024, perusahaan ini menguasai sekitar 36% pangsa pasar penjualan EV berbasis baterai di Indonesia.

Dominasi Produsen Jepang Masih Kuat

Meskipun kendaraan listrik mulai mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar, merek-merek Jepang seperti Toyota, Daihatsu, Honda, dan Mitsubishi Motors masih mendominasi pasar otomotif Indonesia.

Gaikindo memperkirakan total penjualan mobil di Indonesia pada tahun ini akan mencapai 900.000 unit, sedikit lebih tinggi dibandingkan 865.723 unit yang terjual sepanjang 2024.

Meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mempercepat transisi menuju mobilitas ramah lingkungan.